Okeh ini adalah tulisan pertama di 2021 dan syukur Alhamdulillah saya masih bisa punya kesempatan untuk mengganti kembali thema blog ini dengan thema yang sangat sederhana ini. Sebenarnya saya ingin menggantikan dengan thema yang lain namun saya belum ingat lagi dengan nama thema tersebut dan akhirnya ketemu dengan textlog ini dan langsung jatuh cinta pada kesederhanaannya.

Illustrasi Kesederhanaan

Kesederhanaannya mewakili saya sekali. Dan kemasannya pada tampilan mobile pun dikemas dengan cukup baik.

Oh ya berikut dari saya list thema blog dengan jeykell yang saya banget :

  • http://jekyllthemes.org/themes/textlog/
  • https://aweekj.github.io/Kiko-plus/
  • https://melangue.github.io/dactl/
  • https://github.com/bitbrain/jekyll-dash

filosofi hidup sederhana

Jadi sederhana itu terdapat banyak filosofinya dan salah satunya didalamnya ada di dunia desain yang pernah di peloporkan oleh Steve Jobs.

Dalam kesederhaan dapat mengurangi kompleksitas yang dinilai sangat rumit dan menyeimbangkan

kata kesederhanaan ini juga kebalikan dari kata-kata kekacauan, kekusutan, kebisingan, keributan, berserak, rumit, ruwet, cerewet, Sukar, Sulit, Susah, Berlebih-lebihan, sombong, angkuh, menonjol, pamer, sia-sia, bingung, mewah dan banyak lagi kata lainnya yang sebenarnya ikut serta mewakili karakter dan sifat dari seseorang.

Jika kamu sederhana maka lawan (bisa bersebrangan atau bersamaan) kamu adalah ketidak sederhanaan itu sendiri.

Rasululah hidup dengan sederhana dan dengan hal itu dapat membuat pola hidup yang seimbang.

Hidup sederhana berarti berarti melepaskan hal-hal yang tidak diperlukan dalam tujuan meraih kebahagiaan. Hal ini juga sama seperti thema ini tujuan utamanya adalah mudah kenali, dibaca agar timbul rasa nyaman dan bahagia dalam membacanya.

Dengan kesederhanaan membuang hal-hal yang dinilai tidak perlu, tidak penting dan fokus pada hal yang penting.

Apakah kamu mau terus-terusan diperbudak oleh keinginan dan akhirnya merasa tidak tenang apabila belum mencapai apa yang diinginkan. Inilah yang perlu dibenahi dengan dapat membedakan antara kebutuhan dan keinginan itu sendiri.

Dengan hidup sederhana mengajarkan untuk dapat menerima, menghargai nikmat-nikmat sekecil apapun itu sehingga rasa syukur dapat bisa bertambah.

Kesimpulan

Akhir kata, ada satu buah riwayat Allah pernah menawarkan emas sebanyak butiran pasir di gurun Kota Makkah kepada Rasulullah, dan Rasulullah menjawab :

“Tidak, ya Tuhanku, lebih baik aku lapar sehari, dan kenyang sehari. Bila kenyang, aku bersyukur memuji dan memuja-Mu, dan jika lapar aku akan meratap berdoa kepada-Mu.”

Oh ya ada satu jurnal penambah cerita ini (Journal UNJ Pribadi Sederhana Rasulullah dan Aplikasinya dalam Sosial)