Ngeblog di github dengan jeykll

Beuh. hari gini masih pakai jeykll rasanya lama bener deploynya butuh beberapa menit. tapi itu gak masalah jika untuk hanya ngeblog aja.

Jadi situs ini saya kususkan untuk ngeblog sepenuhnya dan pastinya sering nulis. Ada banyak kendala diawal ketika menulis seperti ribetnya buat tanggal untuk post baru dan harus pakai terminal untuk buat file postnya.

Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan pihak ketiga yang bisa memanajemen jeykll dengan mudah. Jadi deliveri kontennya bakal lebih mudah dan fokus pada konten aja.

Karena akhir-akhir 2020 ini mobilitas makin padat alternatif ngeblog yang mudah ya tentunya dengan cms. tinggal buka nulis dan publish.

oke, berikut ada beberapa alternatif yang biasa saya gunakan dalam menulis di github ini.

  1. Langsung dari repository emang sedikit capek karena buat nama file manual, buat tanggal lagi tapi oke jika dikondisi-kondisi tertentu.

  2. Menggunakan Visual Studio Code ini emang agak hardcode sama seperti langsung dari repository dan ada terminal yang memudahkan juga membuat file dengan mudah. tapi kelemahannya akan kesulitan jika kita sering pindah-pindah atau gonta-ganti perangkat dan perangkatnya itu tidak ada VSC, terpaksa harus install lagi dan install git lagi.

  3. Menggunakan typora ini sama juga sih seperti menggunakan VSC tapi sedikit dimanjakan dengan menulis seperti di word. tentunya kita harus push manual juga ke githubnya agar tulisannya terpublish.

  4. Notepad Nah ini adalah tools yang kadang biasa saya lakukan untuk menulis salah satunya menulis tulisan ini. Notepad sangat ringan tapi bisa bikin nangis ketika tiba-tiba notepadnya keluar dan hilang entah kemana. Akhirnya kita harus nulis ulang kembali. Kadang saya udah nyesel gitu pakai notepad karena tidak ada autosave tapi akhirnya balik juga karena ringannya dibuka dan langsung nulis. alternatifnya bisa sublime dan notepad++ ada autosavenya tapi kan harus install.

  5. Menggunakan siteleaf Ini oke banget langsung terhubung ke github repo dengan unlimited kolaborator. tapi sayangnya hanya support untuk repo public dan berbayar untuk private. Tersedia markdownnya yang mudahkan banget untuk menulis.

  6. Menggunakan Jekyll Admin Ini adalah handles jekyll berjalan di ruby. Kita harus install ruby, clone reponya (https://github.com/jekyll/jekyll-admin) dan deploy. Ini oke banget jika kita punya server atau lokal server yang bisa kita pakai untuk membuat editing jadi lebih mudah. tapi ya gitu kelebihannya adalah kekurangan pula. Terlalu ribet banget untuk install lagi.

  7. Netlify CMS Nah ini yang lagi hangat akhir-akhir ini di ranah jamstack. Netlify support banyak hal yang membuat kita bisa mudah untuk memilih teknologi stack yang tepat untuk kita.

  8. Dengan Prose.io ini bangus dan alternatif untuk siteleaf, netlify cms dan jekyll admin. kita bisa langsung edit semua yang ada di github. ada beberapa kekurangannya juga sih salah satunya meta tag yang ada pada thema tidak terdeteksi jadi ya kita bisa gunakan manual untuk menginput metatag yang ada pada thema.

  9. forestry.io Ini adalah saingannya siteleaf dan netlify cms. Oke banget

jadi itu ada delapan stack yang biasa saya gunakan untuk menulis di github. diawali dengan nulis dinotepad dan copy paste upload ke prose.io.

Bagaimana dengan kamu?